CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Cool People

Showing posts with label renungan~. Show all posts
Showing posts with label renungan~. Show all posts

July 12, 2014

Letter To My Brothers And Sisters

Assalamualaikum,

My dear brothers and sisters,

I'm not a good Muslim, not even a good followers of our beloved Prophet Muhammad s.a.w. As I wrote this, I was hoping that I don't have intentions of getting some attention. Hopefully this gonna be the most sincere things I ever write for the whole life. I might not have the power to go to the war, or giving charity, but I hope this is the very least thing I can do.

Yes, we all know how bad the condition of our poor brothers and sisters in Palestine, Iraq, Afghanistan, Somalia, or any other hostile countries. Palestine once again flood with blood, with Israeli bombarded with bomb and whatnot. But that's not what I want to say for now, since it's the news that everyone can read and watch. I don't need to make summary for what happen, since I know that you know best. For Allah sake, this is the time we'll see how strong relationship we have among us Muslims. We stood up together, believe that we have to fought for their rights. But I really hope that, this going to be long strong relationship and not for temporary just because for what happened right now. We have to stood up together as Muslims because that's the only way we have. We can't let those disbelievers to step on us anytime they want. We've been mock, insult, bullied for almost the rest of our lives. How long do you think we can survive this when every single day (not just today) for so many years we've been treating like strays? It's the time we have to fought for our rights. I don't say you have to raise up your guns, fight without strategies but there are sorts of means that we can do.

Remember this my dear brothers and sisters, Charles Martel used to say; "We will wait till they are all wanting to build great houses and castles, when they are all wanting to have housekeepers, when they're all fighting with each others for powers. That's the time we will defeat them, easily." See? They've been scheming for it for so many years and here we are today. Fall to every wealth and greed.

I saw this status post on a friend of mine. Yes, she is a Jewish which I'm not proud at all to have her in my friend list. But I still keep her there, so that she can see every likes I made about Palestine. She said; "I don't appreciate people who speak against us and wish for our destruction...". Oh, come on. See how much destruction your illegal country has made? You might not be part of the decision maker who make the decision, but then you still have shelter to hide in. A perfect hiding place, where my Palestinian brothers and sisters have no place to run at all. Your country destroyed every bits of their homes. How can you say that when you don't even go there to see what actually happen. You said, we learn from small to hate your people. But didn't it goes the same to you all that we're just a small piece of life that you can kill anytime you want? If you can talk about humanity, is killing innocent child is humane? Killing the innocent mothers is humane? Think again. Just put yourself in our shoes, if your family being bullied or being killed by others. How will you react? You'll be just like us.

To my dear non-Muslims friends,

I really appreciate to see how you see the things are. That's right you don't have to a Muslim to be sad of what happen. It's more than humanely things you ever can be to feel sorry for what is happening. It's better to have some feelings rather than not feeling anything at all including remorse. So I thanked you for that.

To all,

What I wrote here is not because I want to spread hatred but the reality. May be peace to all of us, who try to survive in this world. We might come from different continent, having different thoughts, but we're all come from one creator - Allah s.w.t. May we all being bless with His Love and Mercy. And let us keep on praying to our brothers and sisters in those countries; and also to all our brothers and sisters that having bad times in life. Those who syaheed, they already know their place. Jannah is waiting for them. But we; the one who still puffing the air, still have long road to go. Our place hasn't  been decided just yet.

That's all, from me. Thanks for reading this.
-Dark-

note: To those who stumble upon this post of mine, you may share this if you're agree. Copy this and make it as yours. I don't want any credit for this. Have a nice day.

14 Ramadhan 1435


June 25, 2014

Salah Siapa?

Salam ukhwah sahabat sekalian,

It's been awhile to write on something over here. Semoga semuanya selamat dan sentiasa diberkati oleh Allah. Hurm, guess like always it's always a hard thing to start on something. Haha rasanya aku kena brush-up lagi skills untuk menulis ni. Apapun, aku nak ucapkan thanks pada korang2 yang still sudi baca apa yang aku tulis, walaupun aku tau kadang2 aku ni banyak merepek dari bercerita benda yang berfaedah. Banyak perkara yang dah berlaku sebenarnya, tapi bukan cerita pasal aku yang aku nak share. Tapi pasal seorang kawan. Well, there's always ups and downs in life. Kita selalu ckap dunia ni tak adil. Benda buruk selalu je jadi kat kita. Tipulah kalau korang tak pernah terlintas pun benda macam ni kat kepala. Jadi sebagai seorang yang suka observe org lain, menjadikan aku orang yang cepat je tangkap reaksi orang. Bukan nak bangga diri, tapi sbb apa yang aku nak cerita ni ada kaitan dengan ni.

Baik, berbalik pada cerita kehidupan tadi. Aku semalam bercerita dengan seorang kawan. Maksud aku dengar je cerita die. Tentang hidup dia and whatnot. Dia tak abeh2 cerita pasal love life (yang pada aku, apalah yang nk dikecohkan? Hidup bukan untuk 'love' semata-mata.) Tapi takpelah, kita dengar je. So, time die tengah bercerita tu, nampklah reaksi muka dia yang sebenarnya pada aku sgt innocent (maybe i was wrong). So, aku terpikir. Budak ni tak salah, yang salah pilihan yang dia buat. Timbul lak rasa kesian dekat dia. Tapi aku diam je, macam biasa sebab setiap komen yang aku buat selalunya akan buat orang rasa sakit hati. Tak lama lepas tu, dia cerita pasal Islamic Gothic. 1st time aku dengar pasal tu.

Aku cakap, kan perempuan Muslim kena pakai tudung? Then, dia jawab pakai tudung tu tak berdosa. Demi Allah, aku terkejut. Even tho, ikut ckp adik aku sbnrnye ad mazhab yang kata xpe xpakai tudung, cuma makruh. Still, for someone like me... aku percaya pada apa yang aku percaya. Kawan aku tu ye, Muslim. Pastu dia mula cerita pasal Islamic Gothic ni, dia suruh aku tgk pictures dekat google. Tapi aku bukan jenis yang suka nak percaya dengan gambar2, so aku bacalah sikit artikel pasal tu. Well not that quite understand actually, tapi satu je yang aku faham. Islam adalah Islam dan gothic adalah movement yang berasal dari Kristianiti. Dua benda yang tak boleh digabung. TAK BOLEH walau dengan apa caranya. Takkan halal cara yang sememangnya haram. Then, dia cakap kat aku, "I guess u won't join me". Dan betul, aku takkan join die.

Seriously, aku rasa dia betul jauh tersasar. Apa yang aku cerita kat sini, takde niat pun nak malukan dia atau apa. Cuma aku nak cakap, kesian sebab dia jauh tersasar macam ni. Aku betul nak tolong dia balik ke pangkal jalan, malangnya aku sendiri pun tak betul. Betul boleh terangkan dia apa yang dia percaya tu salah, tapi aku kena ada bukti yang kukuh. Sekurang-kurangnya aku faham dalil-dalil yang ada. Hadith dan Sunnah. Biar aku betul faham sebelum nak terangkan dekat orang lain. Sebab manusia selalu ada soalan yang takkan pernah ada titik. Betul, kita kena sampaikan pesanan walaupun satu ayat, tapi bukan ke kita kena cukup ilmu dulu sebelum buat macam tu.

Aku kadang-kadang terfikir, bila benda macam ni jadi siapa kita nak salahkan? Mak ayah atau diri sendiri? Persekitaran? Allah dah tunjuk jalan yang betul, tapi kitalah yang nak kena pilih jalan mana yang kita nak ambik, betul tak? Aku harap Allah s.w.t akan bukak hati dia untuk bertaubat. Dan semoga kita semua berada di bawah lindungannya. Dalam hal ni tak kisahlah siapapun yang bertanggungjawab, penyelesaian dia satu je. Tuntutlah ilmu tu. Bukan ilmu dunia je, tapi agama jugak.

Akhir kata dari aku, jagalah adik-adik kita, anak-anak kita dan seluruh ahli keluarga kita supaya mereka tetap berpegang pada tali Allah. Terputus tali tu, terputuslah hubungan kita dengan-Nya. Alangkah hinanya kita di bumi Tuhan ini.

Salam.
-Dark-

October 13, 2012

Sometimes life like that

Salam all,



Dah lama betul tak update blog ni. Makin lama makin hidup segan mati tak mahu. Huhuhu... Kesian...~~ Alkisahnya, memang la ada cadang nak update, tapi idea takde plak. And aku pun tak nak lah post benda-benda yang tak berfaedah ni. Karang makin kurang plak pahala aku yang memang dah kurang ni. Sebenarnya, memang banyak benda yang berlaku sejak akhir-akhir ni. Baik dan buruk. Tapi selalu jugaklah aku ingatkan diri aku yang setiap yang buruk tu sebenarnya ada kebaikannya. Kan tu yang dah dijanjikan oleh Allah. 

Walaupun kadang-kadang rasa tertekan jugak dengan apa yang berlaku, tapi anggap je semua tu sebagai dugaan... Kalau aku senang je, setiap dugaan yang datang tu semua sebab Allah sayangkan kita. So, accept it no matter what and live the life just like you always did. Sebab semuanya ujian Dia untuk kita hamba-Nya yang selalu aje lupa. Kadang-kadang kalau dah senang tu, enjoy sana enjoy sini. Sampaikan kita lupa yang kesenangan tu sebenarnya pinjaman je. 

Dulu... aku selalu rasa macam tak adil sangat. Sebab.. setiap kali ada masalah, akulah tempat orang meluahkan rasa. Sedih, marah, kecewa etc.. or even when their happy. Aku jugalah tempat dorang mengadu. Dan aku suka atau tidak, dengar jelah masalah dorang dan kadang-kadang aku akan bagi nasihat. Bukanlah aku nak bangga diri ke apa, tapi memang begitulah hakikatnya. Tak kira berapa jauh pun kawan aku, parents aku or adik-adik aku, memang akulah tempat dorang mengadu. Rasa happy juga kalau dapat tolong orang ni, even for just a single sentences. Rasa macam pakat motivasi pun ada jugak aku ni. Hahaha... tapi itulah kehidupan. Kadang-kadang kita rasa yang diri kita ni sangat tak penting, hakikatnya kita sangat penting pada orang lain. Itulah kehidupan. Kita takkan pernah menghargai diri sendiri. But trust me, if you know how to appreciate yourselves, people will appreciate you more than you know. Biarlah hidupnya kita memberika
Hidup satu perjalanan
n sinar pada orang lain, dan pemergian kita meninggalkan seribu kenangan bermakna pada mereka. Hidup ini saling bergantungan pada yang lain. Senyum dan ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik. 

May 15, 2012

Alhamdulillah : Part 4 (Last Part)


Assalamualaikum sume. Wah, dah sampai part last. Alhamdulillah. Ermm... sebelum ni mesti korang duk terpikir, napelah tajuk entry aku ni "Alhamdulillah", macam tak kaitan pun tajuk dengan entry-entry tu. Sebenarnya ada... cuba korang fikir balik. Kita patut bersyukur, sebab dijadikan sebagai manusia. Dikurniakan akal oleh Allah s.w.t. Dijadikan lebih mulia dari makhluk-makhluk ciptaan-Nya yang lain. Dan kerana itulah kita patut melindungi ciptaan Tuhan. Bukankah manusia dijadikan sebagai khalifah di  muka bumi. Bukankah Allah telah berfirman; "Dan janganlah kamu melakukan kerosakan di muka bumi ini."

Dan bersyukur sebab kita ni mungkin mendapat rezeki atau kesenangan yang lebih dari orang lain. Teringat pulak aku cerita seorang hamba Allah, seorang lelaki yang kaya dan cukup hebat. Suatu hari beliau mengadakan jamuan, meraikan anak-anak yatim. Dihidangkannya makanan yang cukup enak kepada anak-anak itu dan beliau hanya melihat sahaja anak-anak itu menjamu selera. Selepas anak-anak itu pulang, barulah beliau menjamu selera. Dan percayalah kengkawan, lelaki itu mengutip sisa-sisa anak-anak yatim itu lalu memakannya. Kita biarkan part dia ambil sisa anak-anak yatim tu, tapi fikirlah dari sudut yang lainnya. Sudut yang mana beliau memberi kepada yang memerlukan. Rasulullah s.a.w juga pada suatu masa, setiap kali selepas berjemaah; baginda akan berkumpul dengan sahabat-sahabat baginda dan mengarahkan mereka masuk ke setiap lorong yang ada di Madinah. Memberi sedekah kepada setiap penduduknya. Anak-anak yatim diberi makan, dan disuap sendiri oleh baginda. Alangkah indahnya perkerti Muhammad s.a.w yang tiada gantinya.

Jadi kengkawan sume, marilah kita bermunajat kepada Allah. Mengakui semua kesilapan yang dah kita buat. Tak kiralah sama ada kita sedar atau tidak. Sebagai hamba kita memang selalu buat kesilapan. Tiada manusia yang sempurna di muka bumi ni. Kecuali rasul-rasul-Nya. Aku teringat tips yang pakcik tu ajar ntuk bermunajat, nanti boleh la kita try wat sesama kan?

Cara-caranya:
1. Korang amik wuduk, (if korang baru lepas solat lagi bagus.)
2. Duduk antara dua sujud, (pastikan korang mengadap kiblat.)
3. Tahan nafas dalam-dalam
4. Sebut semua kesalahan korang dalam hati, eg: "Ya Allah... Aku ni dah banyak lakukan maksiat..." etc.... dengan cara merintih (sayu dan penuh dengan rasa bersalah)
5. Lepas tu, sebutlah "Astaghfirullah hal azim" perlahan-lahan.

InsyaAllah... korang akan rasa effect dia. Ermmm... berdoalah semoga kita diampunkan dosa oleh-Nya. Amin...~

p/s: Ilmu adalah ntuk dikongsi. Korang bleh share ngan sesape je kalau korang nak. Hehe... Jalanilah hidup ini dengan penuh berhemah. Salam....~

May 14, 2012

Alhamdulillah : Part 3


Assalamualaikum kengkawan...

Sebelum aku nak teruskan, nak lah tanya sikit. Katakanlah dalam poket korang ada banyak sangat duit. Let say, RM1000 (banyak kan? Kalau aku 1k tu dah cukup banyak dah), apa yang korang nak buat? Enjoy? Settlekan hutang? Makan besar? Or sedekah? Aku rasa majoriti orang akan kata, of course la enjoy kan? Duit banyak, apa lagi enjoy sakan la... Pegi shopping. Tengok wayang. Macam-macamlah. Pendek kata dalam masa satu hari komfem abeh duit tu, kan? Kalau tido malam pun lena je. Maklumlah takde masalah. Ye tak? Tipulah kalau korang tak rasa macam tu.

Tapi kengkawan, berlainan plak dengan hamba Allah ni. Mengikut cerita pak cik tu, hamba Allah ni dia kerja dapat gaji cash money. Dalam RM3000 macam tu. Kerja apa wallahualam. Aku kurang pasti (lupa sama ada pak cik tu ada bagitau ke tak). Malam tu dia resah gelisah. Takleh nak tido. Duit dalam poket. Tapi tak boleh nak tido. Korang boleh bayang tak macam mana? Kalau kita, tak yah cakaplah. Siap berdengkur lagi. Last skali dia ajak kawan dia keluar. Dan kawan hamba Allah ni pun setujulah. Maka, dorang pun pergilah kat rumah kongsi yang menempatkan pekerja-pekerja Indonesia kat situ. Dia keluarkan duit dari poket dia tu dan bagi kat sorang pekerja Indonesia tu. Semua skali! Takde satu pun tinggal ntuk dia. "Ambiklah duit ni pastu bagilah kat semua. Anggaplah yang ni sedekah." Dia pesan kat pekerja tu. Orang tu angguk je. Lepas bagi duit tu, barulah hamba Allah ni boleh tido ngan tenang. Esoknya, dia pergi kerja macam biasa. Masa dia duduk kat meja dia dalam pejabat tu, dia bukak laci meja dan ternampak duit RM3000 tu ada balik kat situ.

So, kengkawan... nampak tak apa yang aku nak sampaikan? Baiknya hati hamba Allah ni sampaikan ada duit pun hati tak tenang. Sanggup bagi semua duit gaji dekat orang macam tu je sampaikan takde pun yang tinggal ntuk dia. Kalau kita, haih... jangan haraplah. Kalau anta duit kat mak RM500 sebulan dan lepas dua tiga bulan mintak balik, sebab tak cukup duit nak bayar hutang sana hutang sini. Huhuhu... Even dah keluarkan RM5 nak bagi sedekah kat orang ni, tapi boleh plak masukkan balik duit tu dalam poket pastu keluarkan RM1. Hurmmm... buruknya perangai. Hah? Camne?!

Rasulullah s.a.w pernah bersabda; "Bersedekahlah kamu walaupun hanya separuh kurma."  

p/s: Apapun kengkawan... kita ni bukannya sempurna sangat. Sebab sempurna tu milik Allah. Tapi sebagai hamba, cubalah untuk jadi yang lebih baik. Akan bersambung di masa akan datang... Salam!! hehe

May 13, 2012

Alhamdulillah : Part 2


Salam kengkawan, sambungan cerita semalam...

"Di satu hari yang lain plak, masa dia tengah berehat-rehat kat rumah, dia ternampak sekor tikus duk berlari-lari dekat beg dia. Selamba je dia sergah tikus tu, sampai tikus tu terkejut dan nyorok dekat belakang beg dia. Dia panggil tikus tu, suh datang depan dia. Tapi tikus tu still lagi nyorok belakang beg dia. "Ko datang skang, ke ko nak aku panggil ngan kasar." Tikus tu patuh je, pergi duduk depan hamba Allah tu sambil pandang je hamba Allah tu. "Wah, bleh tahan jugak ko ni. Gemuk. Ni mesti makan banyak ni." Hamba Allah tu cakap kat tikus tu. Tikus tu pandang je dia. Tak bergerak-gerak. Macam paham je apa yang orang tu cakap. "Tapi, tikus... Hari ni aku terpaksa bunuh ko." Dia cakap kat tikus tu sambil masukkan tangan dia dalam poket. Tikus tu tengok je... Macam get ready je. Pastu dia pun keluarkan tangannya sambil cakap "BANG!" kat tikus tu. Boleh pulak tikus tu terkejut sambil tutup muka dia, macam betul-betul nak elak kena tembak." (Hadoii.. comel btol.)

"Pernah satu masa tu, jiran hamba Allah ni tergelak-gelak tengok dia. Kalau orang lain sidai baju, dia pulak sidai tikus. Kalau lima ekor, lima ekorlah dia sidai. Tapi bukan sebab dia nak sakitkan makhluk Allah tu, tapi sebab dia nak 'ajar'. "Tikus ni kita kena layan macam anak kita jugak. Kalau dia buat silap kenalah kita denda." Jawab hamba Allah ni bila orang tanya kenapa dia buat macam tu. "Aku bukan buat lama pun, kejap je." Sambung dia lagi."


Kitorang yang dengar ni duk gelak je. Mana taknya, boleh pulak dia layan tikus macam tu. Kalau aku, memang taklah. Nampak tikus je, tak cukup tanah aku lari. Padahal binatang tu tak buat apa pun. Ermmm.. sebenarnya, apa yang aku nak sampaikan adalah kita kena berbuat baik dekat semua makhluk Tuhan, bukan manusia je. Baiknya hati hamba Allah ni, hinggakan makhluk macam tikus dan anjing pun dia layan dengan baik. Dianggap macam anak sendiri. Agak-agak kita boleh ke layan makhluk macam tikus dan anjing kurap sampai macam tu sekali? Haih... ntahlah. Tepuk dada tanya iman.

p/s: Akan bersambung dekat entry akan datang.... hehehe...

May 12, 2012

Alhamdulillah : Part 1


Salam kengkawan... eheh

Erm.. camne ek nak mulakan? Time-time camnilah tetibe je mood nak menaip ni ilang. Tadi punye la beria2. Huhuhu... Rasanya aku patut mulakan ngan tahniah ntuk kawan aku yang dah mula berubah. Syukur, terbukak dah ati kawan aku ni; Alhamdulillah... Aku? Entahlah.. duk camni jugak. Masih lagi hardcore macam selalu. Rasanya, kalau aku da berubah 'DARK' ni dah jadi 'LIGHT' la kan? Tapi, takpelah... kita tinggalkan part aku nak tukar nama tu, 'kay? Berbalik kepada apa yang aku nak sampaikan sebenarnya.

Kengkawan sekalian....

Kadang-kadang Allah akan tunjukkan jalanNya pada kita tanpa kita duga. Tak pernah terjangka pun. Tiba-tiba je kita diberinya hidayah and petunjuk. Jalan yang lurus yang pastinya menuju ke arah kebaikan. Bila difikirkan balik, banyak tanda-tanda kekuasaan Allah yang kita selalu sahaja tak sedar tentang tu. Aku teringat tadi, masa kitorang tengah amik-amik angin dekat Tasik Shah Alam, tiba-tiba muncul sorang pak cik ni. Nak tumpang duduk kat tempat kitorang. So, kitorang iyekan je. Pak cik tu pun mula la berbahasa basi ngan kitorang, awal-awal tu adalah rasa kurang selesa. Yelah, dah la tak kenal nak borak-borak plak kan. Tapi bila difikirkan balik, takpelah. Tak baik berprasangka buruk. Kitorang pun dengarlah cerita pak cik tu. Dan dia pun mula la bercerita pasal seorang kawan. Ceritanya lebih kurang macam ni...

   "Ada seorang lelaki, setiap malam dia akan bersendirian kat taman depan rumah dia. Satu malam tu, ada seekor anjing kurap menyalak dekat dia. Dengan selambanya dia marah anjing tu, "Ko jangan nak menyalak-nyalak dekat aku pulak. Ko tu dahla berkurap, busuk pulak tu. Patutlah orang tak suka dekat kau. Cuba diam-diam sikit." Anjing tu terdiam, tengok je dekat dia. Heran kot. "Ha... tengok, kan bagus macam ni." Dia cakap kat anjing tu. Anjing tu plak, macam tadilah. Diam je. Tengok je hamba Allah tu. "Ko tunggu dekat sini, jangan pergi mana-mana." Sambung dia lagi. Hamba Allah tu tros bangun dan pergi 7Eleven, beli snack. Dia pergi balik tempat tadi, dan anjing tu still ada kat situ. Dia bukak pembungkus makanan tu dan letakkan sekeping keropok depan anjing tu sambil makan la yang ada dalam plastik tu. Sambil-sambil makan tu, dia borak-borak dengan anjing tu."

Kitorang yang terdengar cerita pak cik tu tergelak je. Mana tak nye, mana kita nak jumpa orang camtu. Pelik, kan? Selamba lak tu dia marah-marah anjing tu. Pastu ajak borak sambil makan sama-sama lak. Macam kawan je. Tapi takdelah hamba Allah tu pegang anjing tu. Borak je.

Tapi sebenarnya kengkawan, tak pelik pun benda macam ni. Aku teringat suatu masa dahulu di zaman Rasulullah s.a.w. ada seorang lelaki ni berhenti singgah untuk minum air dekat sebuah telaga. Lepas minum air tu, dia ternampak seekor anjing yang tengah dahaga, dia bukak kasut dan isikan air dalam kasut yang dia pakai dan bagi anjing tu minum. See... even though in different era, there's still someone whose gonna do same thing. Appreciate the creature created by Allah s.w.t.

p/s: Sebenarnya ada lagi yang aku nak cerita, tapi malas lak nak taip. hahaha... Kisah hamba Allah ni, kisah Rasulullah dan macam-macam lagi. So... to be continued....

May 08, 2012

Messed Up

Salam people...

Oh well, i was thinking about something else before. But i end up writing something else. Serius... aku bukan org yang baik... kalau dihitung keburukan aku, rasanya lagi banyak dari kebaikan yang aku buat. Kadang-kadang aku pun tak tau kenapa aku bleh jadi camni. Kadang-kadang jugak ada benda yang berlaku diluar jangkaan aku. Kadang-kadang juga, aku akan sakitkan orang kat sekeliling aku. Benda yang aku selalu buat. Sampai satu tahap aku rasa, aku patut jauh dari orang. Hidup sensorang kat muka bumi ni tanpa orang lain kat sekeliling aku. May be aku patut pindah kat pulau mana-mana kot. Haha....!!

Tapi... yelah! Nak buat macam mana. Btol aku manusia biasa yang akan buat banyak kesilapan. Memang lumrah. Tapi, kadang-kadang benda macam ni memang buat aku sakit hati sangat. Bila aku dah cuba pastikan untuk kurangkan masalah yang aku buat kat orang lain. Aku risau kalau-kalau aku tak sempat nak mintak maaf ngan dorang. Putuskan silarurahim... bermusuh... aku dah cukup banyak buat benda-benda macam ni. Bermuhasabah diri, perbetulkan mana yang silap. Btol...! Aku dah try buat benda tu. Tapi still perasaan kurang senang, rasa bersalah tu sampai bila-bila pun susah nak ilang. Even bila aku dah mintak maaf ngan orang yang aku buat salah tu, perasaan tu still lagi ada. Memang tak dapat nak buang.

Mohon keampunan dari Tuhan... Ya...!! Setiap kali aku terpikir pasal benda ni aku memang akan nangeh. Memang dengan Dia je tempat aku mengadu. Aku rasa aku macam loser sangat. Bukanlah niat aku nak kecewakan seseorang tu. Aku memang tak reti nak tunjuk perasaan aku kat orang, dan aku pun tak tau camne nak pujuk atau senangkan balik hati orang tuh. Rasanya hidup orang kat sekeliling aku.

Jadi kengkawan sekalian. Nasihat aku (walaupun aku bukan orang yang selayaknya untuk bagi nasihat), hargailah orang yang ada kat sekeliling korang. Jangan sakitkan hati dorang, terutama orang yang rapat dengan korang. Sebab dorang adalah orang yang paling akan cepat terluka bila korang buat satu-satu kesilapan. Aku belajar dari kesilapan aku, malam ni dan hari-hari sebelumnya. Janga biar dorang rasakan yang korang ni hanya satu kesilapan yang wujud dalam hidup dorang. protect your relationship with others. Don't ruin it by breaking their trust. Memohon kemaafan itu memang mudah, tapi ia tidak akan dapat menyembuhkan luka yang korang dah buat.

Salam and nite :)

March 10, 2012

Entahlah...~


Beberapa hari ni kecoh pasal kes anak tinggalkan ibu di hotel bajet. Kesian mak cik ni. Sebenarnya ada banyak andaian yang kita buat. Pastinya, banyaklah yang maki hamun anak mak cik ni. Tapi sebagai manusia, kita takde hak nak buat apa pun andaian. Hanya Allah sahaja yang tahu apa yang sebenarnya yang berlaku. Apa yang pasti, kita sebagai anak jagalah ibu bapa kita sebaik mungkin selagi dorang masih bernyawa. Bila dorang dah takde barulah kita nak menyesal sebab tak pernah ambil kisah pasal dorang. Seburuk mana pun mak ayah kita, dorang tetap mak ayah kita. Yang lahirkan dan yang menjaga kita. Apa yang berlaku semua tu dah ditentukan Tuhan. Hidup kadang-kadang tak seindah yang kita impikan. Hargai apa yang ada di hadapan mata sebelum semuanya hilang.

p/s: Ermmm... rindu pula dekat mak kat kampung. Nak kol time-time ni (00.06 am) sah-sah la mak aku dah tido... Haish!!!

February 06, 2012

Zikir

Salam all readers,

Untuk beberapa sebab, aku rasa cam aku ni 'jahil' pulak. Perkataan-perkataan suci macam ni pun aku bleh lupa. So, sebagai perkongsian untuk korang yang 'pelupa' macam aku ni, here's some words that we should always bear in our minds.

Allahu akhbar - Allah Maha Besar (Allah is Mighty)
Subhan'Allah - Maha Suci Allah (Glory be to Allah)
Alhamdulillah - Syukur pada nikmat Allah (All praise be to Allah)
La ilaha ilallah - Tiada Tuhan Selain Allah (There's no God other than Allah)
La haula wa la quwwata illa billah - Tiada yang lebih berkuasa melainkan Allah (There is no power or strength      
                                                      except Allah)
MasyaAllah - Allah Maha Agung (Allah is Almighty)

p/s: Setakat ni je buat masa sekarang. Anything nak tambah or comment bleh la nak tinggal kat bawah ni. Sama-samalah kita ingat ye. ehehe

January 27, 2012

L.O.V.E

Assalamualaikum dear friend... (hahaha aku tau aku terbaik pulak hari ni.)

Well, i know i might not some one who should talk bout this topic. Totally not DARK eh? Hahaha... But right now, i just wanted to share my secret with you. For the rest 24 years i breath the air, i never ever thought about falling in love. But there's only one guy in my heart. Whenever i heard his name, i could feel the goosebumps. And i would even cry because of that. There's no other guy better than him. Nah... not better, 'GREAT' should be the right word. Yeah, i do have some crush, admiring some one or two. But it's just for a moment, and the likeness i had for those just stop. Because of him, i'm afraid to fall for other guy. Afraid that i would stop love him as much as i'm now. I try to do all thing i can so that one day, at the final day i would meet him. But i know, it's ain't enough at all. I was so scared that he might not acknowledge me. And here i am, crying again whenever that kind of thought cross my mind. But one thing for sure, he loves us. There's no other love GREATER than Allah's love and his (Muhammad s.a.w.) love.

p/s: i know i may sound arrogant. but this is what i really feel.

December 11, 2011

Propa Politik: Politikus atau Platipus?

Huh, beberapa hari ni kepoh cite pasal hukum hudud. Tak habis-habis. Aku bukanlah nak cerita pasal hudud ni... Ni hukum Allah, bukan manusia. Takleh dibuat main. Kalau nak bercakap pun biarlah ada ilmu yang cukup, kalau agak-agak ilmu ciput je.. baik ko rentikanlah. Tak guna... Macam tin kosong je. Tambah dosa adalah. Beberapa hari ni orang sibuk dengan video ni dari Youtube. Haih, camni punya orang pun ada ka?


Haih... Banyak komen-komen yang aku baca. Seriously, aku bukan nak berpolitik kat sini. Ni just pendapat aku. Korang yang leh terima, oklah... Thanks...! Yang takleh terima lak... Sorry sangat-sangat. 1st tu memang lah terfikir nak share dekat FB gak benda ni. Tapi macam tak kesampaian je apa yang aku nak sampaikan. Ok... Back to main topic. Mula-mula sekali aku nak cakap 'PERGH... orang yang buat video ni memang super duper "CERDIK"!. Respek giler. Rasa cam nak termuntah aku tengok. Hahaha....! Entahlah, dari dialog dorang ni aku rasa macam nak tergelak. Seolah-olah Hudud ni adalah suatu hukuman yang dibuat oleh manusia, bukannya hukum dari Allah. Video ni macam nak tunjukkan kebodohan sendiri je. Aku tak tahulah apa yang dia fikir masa buat skrip ngan video ni. Macam tak baca buku pun ada jugak. Aih, kesian! Propa... propa....! 

2nd yang buat aku macam panas bila benda ni menimbulkan isu perkauman. Aih, sesama Melayu pun nak gaduh ke? Sama agama lak tu. Kelantan itulah, Kelantan inilah. Yelah, aku marahlah sebab aku orang Kelantan. Aku berkawan je ngan semua orang. Tak kiralah ko dari Kelantan ke, Johor ke, Sarawak ke Sabah ke...? Semua aku kawan. Tak racist pun. Nak suruh aku berkawan satu dunia pun boleh. Erm... Paling aku takleh blah komen sorang minah ni. Pergh... Pedas gila. Orang Kelantan ni racist. Aku terpikir balik. Entahlah, may be sebilangannya kot. Tapi, kalau difikir-fikirkan balik, orang Kelantan ni macam diperanaktirikan adalah. Nak kata orang Kelantan ni racist pun biarlah beragak sikit, kak. Kalau betul orang Kelantan ni racist dorang tak payah susah-susah nak kuar dari Kelantan tu. Buat apa nak keluar dari Kelantan kalau nanti kena bercampur dengan orang dari negeri lain. Baik dorang terperap je dalam Kelantan tu. 

Aih, mentang-mentanglah banyak medium yang boleh digunakan sekarang ni, macam-macam cara orang guna nak jatuhkan orang lain. Seriously, aku tak menyebelahi mana-mana pihak. Jangan sat gi aku kena buang kolej, buang negara sebab cakap macam ni. Haih, risau gak. Tapi ikut Perlembagaan Malaysia, setiap orang bebas ntuk menyuarakan pendapat asalkan tidak mengganggu keselamatan negara. Kalau korang nak mengundi nanti, undilah calon. CALON, key? Bukannya parti. Sebab yang menggerakkan parti tu manusia (calon), bukannya parti tu bergerak sendiri. Lainlah kalau PATI. Korang kena ingat... Salah pilih calon menjawablah nanti kat akhirat. Same goes to every leader. Kalau Tuan-tuan, Dato' Datin, tak jalankan tugas yang diberikan. Tak menjaga amanah. Pun akan menjawab nanti kat akhirat. Kalau sorang je rakyat, ok lagi. Kalau 1000, sejuta macam mana? Saidina Umar Al-khatab pun tak bagi anak-anak dia jadi pemimpin. "Biarlah aku sahaja keturunan al-Khatab yang akan menjawab soalan dari rakyat di akhirat kelak." Sampai macam tu skali, tapi kita ada terfikir macam tu?

Erk... terpanjang pulak entry aku kali ni. Korang mesti bosan. Apa pun, yang aku nak tekankan kat sini. Hudud ni hukum Allah. Hukum yang lebih sempurna dari hukum buatan manusia yang dibuat berlandaskan akal. Tuhan tu lebih mengetahui, dan Islam adalah agama syumul. Erm.... renung-renungkan dan selamat beramal...!

p/s: Hehehe... Aku saje je tambah platipus kat tajuk tu. BTW, korang yang terasa ke apa ke... aku minta maaf lagi skali. TQ for reading this....^^

December 07, 2011

Mencari Haluan

Sori... Beberapa minggu ni aku memang takde idea nak update blog ni. Bagi korang yang suka baca apa yang aku tulis, trimas banyak-banyak... Walaupun kadang-kadang tuh, aku banyak merepek dari kongsi fakta dan apa yang sepatutnya. Dan sebab tulah aku menghilangkan diri selama beberapa hari, mencari idea dan mencari apa sebenarnya yang patut aku kongsi dengan korang. Yelah... Takkan asyik nak merepek je, kan? Pergh.... Bukan dapat pahala kalau cam tu... Menambahkan dosa aku yang memang dah banyak ni adelah. Hahahah....

 Beberapa hari ni banyak benda dah jadi (walaupun, aku just terperap kat umah), tapi adalah satu dua perkara yang buat aku bukak mata.... Sedar balik sape aku yang sebenarnya. Berdiri di bumi nyata. Erm.... entahlah....! Aku maleh nak cerita benda-benda tu semua. Tapi ada satu soalan yang berbekas lam hati aku sampai skang.... 'Bertuahkan aku?' Sebenarnya... Ni member aku yang tanya... "Ko rasa aku bertuah tak?" So.. Aku jawablah "Ye!" Dan masa tulah aku mula terfikir... 'Erm... Aku ni bertuah ke?'

 Kalau dulu, serius cakap aku memang rasa tak bertuah. Yelah... Dengan life aku yang terumbang-ambing. Takde impian... Pastu rasa macam takde harapan... Tambah pulak dengan semua yang aku buat tak menjadi, membuatkan aku rasa akulah manusia yang paling malang. Kalau fikir-fikir balik, 'Ya Allah jahilnya aku.' Bukanlah aku nak kata hidup aku sekarang ni dah perfect... Ade lagi yang tersangkut kat mana-mana, tapi takdelah sampai aku terfikir cam dulu. Skang... Aku dah kenal diri aku yang baru... Walaupun masih lagi digelar "DARK" tapi, aku punye mind set dah berubah.

 Aku, kau, dia, mereka dan semua orang semuanya bertuah. Walaupun Tuhan dah turunkan satu bencana pada korang. Satu kepayahan hidup, tapi tu sebenarnya ingatan DIA pada korang dan juga pada aku. Bertuahkan? Masih disayangi Tuhan. Diturunkan bencana dan bala hanya untuk menguji kesetiaan korang pada DIA. Takkan tak rasa bertuah kot? Dapat kasih sayang dari Tuhan macam tu? Aih, peringatan lagi baik dari berterusan dapat nikmat. Kang kalau selalu dapat nikmat, mulalah nak riak dan takbur. Kalau dapat peringatan, kita akan sentiasa berhati-hati supaya kita selalu berada di jalan yang betul. Satu je kita kena ingat pada penghujung ujian tu ada satu balasan yang cukup indah kalau kita tetap sabar. Aih, kalau aku ingat macam ni dulu kan bagus? Sekarang ni macam terlambat pulak. Hahahaha...!

 Erm... entahlah! Aku tak nak merepek panjang-panjang. Kadang-kadang semua ni kita kena fikir sendiri. Kesedaran tu ada dalam diri kita. Nak dengan tak nak je untuk kita cari jawapan untuk semua soalan yang ada dalam kepala kita ni. Bak kata ustaz aku 'Tepuk dada, tanya IMAN.'

p/s: Haih... harap-haraplah kita jadi manusia yang lebih baik... Korang pun doakanlah semoga aku ni berubah. Aminn....~

November 19, 2011

Samurai Seven vs SEALS

Dah lama aku tak update blog ni. Skang ni memang busy sket dengan assignment and test. Nasib baik berjaya gak aku siapkan. Jangan risau aku bukan nak cerita aktiviti aku beberapa hari ni, tak best lah kan? Cuma kali ni aku nak cerita-cerita sikit sal tajuk entry aku kali ni. Masa aku sekolah dulu aku suka sangat tengok anime ni; Samurai Seven.


Cerita dia berkisar tentang tujuh orang samurai Jepun yang berusaha nak selamatkan kampung dari serangan perompak-perompak. Dorang sanggup lakukan apa sahaja untuk membantu penduduk kampung ni. Asalnya anime ni diadaptasi dari sebuah drama yang disiarkan pada 1954. Samurai yang diketuai oleh Shimada Kambei (Kambei) ni pada awalnya tak berminat langsung nak join rakan-rakan yang lain tapi akhirnya bersatu gak untuk membantu dorang. Antara watak lain dalam anime ni ialah; Okamoto Katsuhiro (Katsuhiro), Katayama Gorobei (Gorobei), Shichiroji, Kikuchiyo, Hayashida Heihachi (Heihachi) dan Kyuzo.

Pastu beberapa hari lepas masa aku duk belek-belek majalah peberet aku, aku ternampak satu article yang Hllywood nak memodenkan drama klasik Jepun ni. Wah, macam best je tajuk dia masa aku baca. Tapi bila dah stat baca article pendek tu aku jadi cam tak puas hati lak, kelakar pun ade jugak. Ceritanya, sebuah kampung kat Afghanistan ni diserang oleh sekumpulan perompak.Dan datanglah bantuan-bantuan cam samurai lam cite Samurai 7 ni ntuk membantu dorang. Tau tak korang sape perompak-perompak tu? Dan sape pulak yang jadi so called hero tu? Perompak-perompak tu adalah tentera Taliban dan so called hero dalam filem ni tak lain tak bukan..... Anggota tentera SEALS.

Aiyak.... Sape perompak, sape hero sebenarnya ni? Aku memang dah gelak guling-guling time ni. Sakit perut aku duk gelak. Alahai.... Bangangnya....! Ada harte orang-orang kat Afghanistan sana nuh nak upah si mangkuk-mangkuk tentera SEALS ni. Hahahaha.... Adoila..... Korang yang rasa korang 'baik' cam si pengarahnya, Christopher McQuarrie leh la pi tengok cite ni nanti. Skang filem ni masih lam pembikinan. Aku rasa lagi satu filem 'epic' terhebat dari US yang sangat bangang!!!! Hahahaha....

Christopher McQuarrie
Pakcik tua tak sedar diri banyak hasilkan filem
yang kebanyakannya berkisar tentang
anggota SEALS

p/s: Haih... Aku still rasa nak tergelak lagi ni. Yang kena serang tu Afghanistan, yang tentera SEALS tu boleh menyibuk kat situ kenapa? Dah rasa macam dorang tu penyelamat bumi ke? Huh? Ultraman lagi baguslah!!! Saje nak tunjuk yang Islam ni pengganas. Weh, sape pengganas nih? Kesian dorang yang akal pendek dan just nampak dari permukaan je...!

November 11, 2011

Nilai Sebuah Kehidupan


Hari ni kelas PI. Seriously aku memang ngantuk kat kelas tadi. Bukan sebab aku tak suka kelas tu, tapi sebab semalam sampai lambat dari kampung. Dekat pukul 3 aku baru aku tido. Pergh... memang ngantuk tak hingat la tadi. Masa aku duk layan rasa ngantuk aku tuh, tetiba ustaz yang mengajar tu tanya soalan yang cukup menyegarkan minda. 'Kenapa ramai orang bukan Islam yang lebih senang dari orang Islam tu sendiri? Sedangkan Islam adalah agama yang benar?' Erk? Kontroversinya soalan ustaz ni... Tapi aku jadi terfikir balik. ye tak ye jugak. Kenapa ya? Dia cakap lagi, 'Siapa yang lebih kaya? Orang Islam atau orang kafir?', 'Siapa lebih maju? Orang Islam atau orang kafir?' Ya, betul! Jawapan dia, orang kafirlah. Hanya sebilangan kecil sahaja orang Islam yang maju dan kaya, sedangkan yang kafir melebihi kita dalam semua aspek. 'Tapi, bukankah Islam itu agama yang benar?'. Pergh... semua orang terkedu kejap. Selama ni kita tak pernah terfikir tentang hal ni.

  Ustaz tu sambung lagi, 'Ini semua kerana Maha Pengasihnya Allah pada makhluknya. Andai kata kehidupan dunia ini ada nilainya pada sisi Allah, nescaya orang kafir itu tidak akan diberi rezeki walau seberat sayap nyamuk pun.' Kitorang terkedu lagi. 'Kenapa orang Islam susah untuk mengecap kekayaan? Atau kemajuan? Itulah yang dinamakan sebagai ujian, dan setiap ujian itu ada balasannya.' Aku angguk kepala. Setuju dengan pendapat ustaz tu. Senang cerita macam ni, korang pergi exam dan lepas tu berusaha jawab soalan-soalan yang memang memeningkan kepala, dan akhirnya mendapat keputusan exam tu. Ok atau tak bergantung pada usaha korang selama ni. So, same thing goes to 'ujian kesenangan' di dunia ni. Kesusahan atau kemunduran itu ibarat satu ujian, dan kita berusaha untuk memperbaiki kehidupan sendiri dan akhirnya mendapat keputusannya (Syurga atau Neraka) berdasarkan amal di dunia.

 Ah, seriously! Aku betul-betul tak sesuai nak terangkan semua ni secara detail. Korang boleh rujuk mana-mana ustaz, ustazah or ilmuan lain sebab dorang lebih berpengetahuan tentang hal-hal macam ni. Tapi kadang-kadang kita kena fikir juga, di mana letaknya Islam itu di mata dunia? Sampai bila kita mahu dicop pengganas sedangkan hakikatnya kita bukanlah seperti yang mereka labelkan (Cewah, ayat macam penceramah plak aku ni. Hahahaha...) So... Fikir-fikirkanlah..!

p/s: Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum itu melainkan dia mengubahnya sendiri."

October 20, 2011

Aku Budak Teruk!

Pengetahuan aku tentang agama memang sedikit…
Hubungan aku dengan Tuhan memang tak baik….
Aku selalu lupa diri, lupa bersujud, lupa bersyukur,
Kadang-kadang aku lupa mohon keampunan, lupa untuk menunaikan tanggungjawab sebagai hamba, Malahan aku selalu lupa untuk berhenti seketika dan merenung kesilapan aku sendiri…

Pakaian aku mencerminkan siapa aku…
Cara aku menunjukkan siapa aku…

Orang lain tak pernah menipu, tapi aku menipu tu macam makanan ruji…
Orang lain tak pernah tinggal solat, tapi aku selamba je buat macam tu…
Orang lain takut dosa, tapi aku tak…
Orang lain nak masuk syurga, eh? Aku pun nak jugaklah…
Orang lain sayang mak dia, tapi aku lawan kot cakap mak aku…
Orang lain doa yang baik-baik ntuk kengkawan dia, tapi aku sumpah seranah je dorang…
Orang lain baik, tapi aku jahat…
Orang lain tak pernah buat dosa, tapi aku punya dosa berguni-guni…


Masa semua orang sibuk hafal quran, aku sibuk hafal lagu…
Kalau orang suka baca buku agama, aku baca komik…
Kalau orang dengar nasyid, aku dengar lagu bising…
Kalau perempuan tutup aurat pakai baju labuh-labuh, aku tutup aurat dengan cara aku…
Kalau perempuan lain pakai pakaian ala-ala ladies gitu, aku pakai seluar dengan t-shirt…

Dan kerana cara aku… tak sama macam cara mereka… mulalah proses ‘penjatuhan hukuman’…
Aku dituduh jahil tentang agama… tak tahu apa pun… ‘ZERO!’
Sampaikan orang rasa macam aku tak tahu pun dress code untuk sorang muslimat…
Aku memang tak tahu cakap pasal agama…
Bagi nasihat jauh sekali…
Dorang pun mulalah pandang serong pada aku…
Sebab cara aku berbeza…
Dipaksa aku berubah… Tapi aku tak nak…
Tapi… Ada dorang tanya aku kenapa? Takde… lagi skali dorang buat judgment sendiri….
Aku pula yang dituduh teruk… Aku memang teruk pun…

Sebab tulah… Aku memang teruk, tapi orang lain tak….!

p/s: 'pesan Nabi (s.a.w): bersangka baiklah kamu kepada ibu bapamu, dan orang lain.' Camnilah lebih kurang. Siapalah kita nak menghukumi seseorang hamba tu, sedangkan kita pun banyak melakukan dosa... Walahualam....~

October 14, 2011

Bangsa Qayyim

Serius, aku tak tahu macam mana nak start entry ni. Blur kejap pun ade jugak. Semalam punyalah beria-ia nak tulis tajuk ni, alih-alih terus lupa. Tulah lain kali kena buat notes dulu, barulah idea tu tak hilang, ye tak? K2... Aku tak nak melalut banyak-banyak. Kang korang kata, amendelah dia ni, kan? Hahaha...



Macam setengah orang maklum (yelah, sebab setengah orang tau, tapi ade jugak yang xtau), bangsa Qayyim ni bermaksud bangsa LEMBU. Nilah yang digelar oleh golongan zionis Israel pada bangsa-bangsa macam kita. Semua bangsa selain bangsa Israel, adalah bangsa LEMBU! Patutlah kan, selamba badak je dorang bunuh rakyat Palestin tu. Layan dorang macam binatang, rupanya memang dari awal dorang dah anggap rakyat Palestin ni tak ubah macam lembu (sori bahasa kasar sikit), tapi tulah hakikatnya. Israel anggap dorang sangat mulia, sejarah-sejarah terdahulu pun dah buktikan yang dorang memang bongkak dan sombong.


'Akan kami bunuh bangsa Qayyim,
Akan kami siat-siat kulit mereka,
Akan kami hirup darah mereka,
Akan kami pijak tubuh-tubuh mereka.'

Lirik di atas dinyanyikan oleh anak-anak bangsa Israel setiap pagi ketika mereka ke sekolah. Dengan usia seawal 5 6 tahun, dorang dah diajar berjihad. Membenci bangsa lain. Sedangkan anak-anak kita (xde anak lagi, k?) pula diajar 'Twinkle, Twinkle Little Star' la, lagu-lagu KPop la, dsb.... Bukanlah maksud aku kat sini, kita pun kena ajar anak-anak kita membenci bangsa lain, tapi kuatkan semangat berjihad dalam diri mereka. Nanti kalau kena serang ke apa, takdelah mereka duk kalut semacam. Ini bila umur dah 17 tahun baru nak kena antar pergi PLKN, baru nak ajar maksud berjihad (bukan jugak suruh korang antar anak korang pergi PLKN masa umur 5 6 tahun), maksud aku terapkan nilai tu dari kecil. Rasa untuk sayangkan negara dan bangsa. Juga semangat untuk mempertahankan agama. 

p/s: Kalau fikir balik betul juga kita ni macam lembu, ikut je apa pun yang orang suruh. Macam mana tak kena takluk, tak kena jajah? So, jomlah kita pakat-pakat berubah. Persiapkan diri dengan segala yang ada untuk memperkuatkan keimanan, rasa keinginan untuk berjihad. Mempertahankan bangsa dan agama. Erm... janganlah marah pulak bila aku kata kita ni macam lembu. Tu cuma pendapat aku je, kalau tak puas hati 'AKU MINTAK MAAF SANGAT-SANGAT'.

October 13, 2011

Foto Masjidil Haram Yang Diambil Dari Satelit






p/s: Aku just copy paste (cilok dari orang), so credit goes to the owner of the pictures [http://kisahislami.com/foto-masjidil-haram-dilihat-dari-satelit/]

October 07, 2011

Kekasih Yang Agung

1st baca tajuk ni, korang mesti fikir 'ek eleh, jiwanglah pulak', kan? Tapi serius, memang jiwang sikit la.... Hahahaha... Diutuskan kepada umat akhir zaman, ntuk dijadikan penyuluh ke arah kehidupan yang lebih baik. Berjalan berlandaskan hukum Tuhan dan bukannya berlandaskan nafsu semata-mata. Mengajar manusia erti kehidupan sebenar. Kasih sayangnya melebihi segala-galanya. Syafaatnya dicari, keredhaannya adalah keredhaan Tuhan yang satu. Kekasih yang agung yang aku maksudkan (comform korang dah boleh teka), Muhammad S.A.W.

Aku tertarik dengan satu artikel tulisan Dalia Salaheldin. Beliau menceritakan 10 sebab untuk jatuh cinta pada junjungan besar Nabi Muhammad. Antara 10 sebab yang dinyatakan dalam artikel tu, ialah:
1. Nilai kemanusiaan yang ada dalam dirinya
2. Sifat kebapaannya
3. Kesetiaannya pada Siti Khadijah
4. Kesabarannya saat kematian anak-anaknya
5. Kelembutannya sebagai seorang datuk
6. Keikhlasannya terhadap perasaan orang lain
7. Sifatnya yang suka tersenyum dan berjenaka
8. Model terbaik sebagai hamba Tuhan
9. Sifat belas terhadap makhluk lain
10. Kasih sayangnya pada Siti Aisyah

Aku ni bukanlah jenis orang yang tau sangat pasal agama, kalau nak nasihatkan orang kembali ke pangkal jalan pun aku bukanlah orang yang sepatutnya korang cari. Kalau tanya pasal sirah-sirah nabi pun aku tak pandai nak cerita, but aku suka baca pasal sirah-sirah nabi-nabi, sahabat-sahabat dorang & juga kaum-kaum yang ada pada zaman dorang. Jadikan iktibar, walaupun kadang-kadang tersasar juga.

Semua orang sibuk dengan pakwe doranglah, awek doranglah.... Sampaikan ade yang anggap bf/gf dorang tu memang TERBAEKKLAHHH! Tapi, pernah tak korang terfikir patut tak korang sayangkan bf/gf korang sampai sanggup lakukan apa sahaja ntuk dorang? Aku memang takde hak untuk jawab soalan tu... Korang fikirlah sendiri.

p/s: Teringat pula satu cerita, lebih kurang macam ni. Satu hari Saidina Umar berkata kepada Nabi s.a.w, katanya 'Aku menyayangimu seperti aku menyayangi diriku, wahai Rasulullah.' Lalu berkata baginda, 'Bukan sahabatku, katakanlah bahawa kamu menyayangiku lebih dari dirimu sendiri.' Kemudian Saidina Umar mengikut apa yang diajarkan oleh Nabi s.a.w. Cerita ni aku baca kat satu link ni, tapi lupa kat mana...

Untuk baca artikel Dalia Salaheldin klik link ni 10 Reasons To Fall For Prophet Muhammad | iluvislam.com + discover the beauty of islam

August 27, 2011

3 Soalan 1 Penampar

Cerita ni tentang seorang pemuda yang baru je pulang dari luar negara. 'Beliau' telah meminta ibu bapanya mencari seorang imam atau kiyai atau sesape sahaja yang terer bab-bab agama ni ntuk 'beliau'. Keesokan harinya, ibu bapa 'beliau' telah membawa seorang kiyai ntuk 'beliau'. Berikut adalah perbualan antara 'beliau' dengan kiyai tersebut.

Pemuda:Siapakah anda? Dapatkah anda menjawab 3 soalan saya ini. Kerana tiada sorang profesor atau doktor pon yang mampu menjawab pertanyaan saya ni.

Kiyai: InsyaAllah saya dapat menjawabnya.

Pemuda: Baiklah. Soalan pertama, "JIKA TUHAN ITU WUJUD,BUKTIKAN KEWUJUDAN TUHAN ITU." Soalan kedua, "APAKAH YANG DINAMAKAN SEBAGAI TAKDIR." Dan soalan terakhir, "SYAITAN ITU DIJADIKAN SEBAGAI API, DAN NERAKA JUGA DARI API. SUDAH TENTU SYAITAN ITU TIDAK MERASA PANAS DENGAN API NERAKA ITU."

Lantas Kiyai itu menampar pemuda itu sepenuh hatinye. Terkejut pemuda itu dengan tamparan kiyai terbabit, lantas bertanya mengapa kiyai itu menampar mukanya. Dan dengan selamba, kiyai tersebut menjawab.

Kiyai: Adakah saudara sakit dengan tamparan saya itu?

Pemuda: Sudah tentu.

Kiyai: Kalau begitu, buktikan adanya sakit itu... (Pemuda itu menggelengkan kepala dan menjawab yang dia tidak boleh membuktikan wujudnya rasa sakit itu.) Itulah jawapan ntuk soalan pertama, kita tahu wujudnya Tuhan dan kewujudanNya dapat dilihat pada ciptaanNya.

Kiyai: Adakah saudara tahu yang saya akan menampar saudara? ('Beliau' menggelengkan kepala.) Nah, itulah yang dinamakan sebagai takdir. Sudah ditakdirkan yang saudara akan ditampar oleh saya.

Kiyai: Tangan saya ini dibalut oleh kulit, bukan? ('Beliau' menganggukkan kepala-setuju) Sakit bukan bila kulit bertemu kulit. Hal yang sama berlaku pada syaitan yang dijadikan daripada api dan dibakar dengan api neraka.

Maka, terjawablah soalan-soalan yang dikemukakan oleh pemuda itu. Jadi, renung-renungkanlah siapa kita sebenarnya. Janganlah terlalu berbangga dengan kejayaan yang ada, kerana ia hanya sebesar kuman sahaja. Huhuhu...!